Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Plh. Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Perindagkop dan UKM), Winda Azminda Roza, S.Kom., MSM, bersama Kasatpol PP dan WH Kota Lhokseumawe, Ashabul Jamil, S.Sos., melaksanakan kegiatan penertiban kawasan jogging track di seputaran area Mon Geudong, Kecamatan Banda Sakti.
Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai unsur lintas organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Sosial, Camat Banda Sakti, Geuchik setempat, serta perangkat gampong. Sinergi ini dilakukan untuk memastikan proses penataan berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan.
Penertiban difokuskan pada bangunan liar, lapak pedagang, serta berbagai fasilitas nonpermanen yang selama ini berdiri di sepanjang lintasan jogging track. Keberadaan bangunan tersebut dinilai telah mengganggu fungsi utama kawasan sebagai ruang publik dan sarana olahraga bagi masyarakat.
Plh. Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dalam menata kembali wajah kawasan Mon Geudong agar lebih rapi, bersih, dan nyaman.
“Penertiban ini bukan untuk merugikan masyarakat, melainkan untuk mengembalikan fungsi jogging track sebagaimana mestinya. Kami ingin kawasan ini menjadi ruang publik yang representatif dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga Kota Lhokseumawe,” ujarnya.
Sementara itu, Winda Azminda Roza, menegaskan bahwa kegiatan penertiban dilakukan secara persuasif dan humanis. Pihaknya telah memberikan sosialisasi sebelumnya kepada para pedagang agar dapat memahami pentingnya penataan kawasan tersebut.
“Kami mengedepankan pendekatan yang santun dan sesuai prosedur. Harapannya, masyarakat dapat mendukung langkah pemerintah dalam menciptakan ketertiban dan keindahan kota,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe Dinas Perindagkop dan UKM dan Tim Penertiban berharap kawasan jogging track Mon Geudong dapat kembali berfungsi optimal sebagai fasilitas olahraga dan ruang terbuka publik yang nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Penataan kawasan tersebut juga diharapkan dapat menjadi langkah awal menuju wajah Kota Lhokseumawe yang lebih tertib, indah, dan berdaya saing.
(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)
