Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Meningkat Signifikan Menjadi 81,75%
IPM Kota Lhokseumawe naik menjadi 81,75, meningkat 0,86 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Ini menegaskan kualitas hidup masyarakat Lhokseumawe berada pada kategori tinggi.
Pengangguran Turun, Masuk 4 Terbaik di Aceh
Tingkat pengangguran berhasil ditekan menjadi 8,24%, turun dari 8,47% pada 2024. Lhokseumawe kini berada di peringkat 4 terbaik se-Aceh dalam pengendalian pengangguran.
Angka Kemiskinan Turun Tajam
Persentase penduduk miskin turun dari 10,44% menjadi 9,01%. Penurunan sebesar 1,43% ini menjadikan Lhokseumawe salah satu yang paling progresif di Aceh.
Keberhasilan Lobi Pusat: 300 Unit Bantuan Rumah BSPS
Melalui lobi langsung Wali Kota ke Kementerian PUPR, Lhokseumawe berhasil memperoleh 300 unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) terbesar di seluruh Aceh, mempercepat penanganan rumah tidak layak huni bagi warga berpenghasilan rendah.
Dana Rp30 Miliar untuk Penataan Kawasan Kumuh
Berkat jaringan dan diplomasi anggaran, Kota Lhokseumawe memperoleh alokasi Rp30 miliar untuk penataan dan peningkatan kualitas kawasan kumuh, mengubah kawasan padat dan tidak layak menjadi lingkungan yang lebih sehat dan tertata.
Penghargaan Nasional
LKPP – Tata Kelola Pengadaan
Pemerintah Kota Lhokseumawe meraih UKPBJ Level 3 (Proaktif) dari LKPP RI, memenuhi 9 dari 9 indikator nasional, menandakan tata kelola belanja pemerintah yang profesional, transparan, dan modern.
Kepastian Upah Pekerja: UMP Aceh 2026 Ditegakkan
Wali Kota menegaskan seluruh perusahaan, rumah sakit, dan klinik di Lhokseumawe wajib mematuhi UMP Aceh 2026 yang naik 3,9% mulai berlaku Maret 2026, memastikan perlindungan dan kesejahteraan pekerja tetap terjaga.
Pembangunan Sekolah Rakyat Skala Nasional
Lhokseumawe berhasil memperoleh pembangunan Sekolah Rakyat dengan nilai Rp262 miliar sebagai bagian dari penguatan akses pendidikan dan pengentasan kemiskinan.
Infrastruktur Prioritas Melalui Dana Inpres
Wali Kota berhasil memperjuangkan pembangunan Jalan AURI – Line Pipa senilai Rp15 miliar dan tanggul irigasi Blang Mangat sebesar Rp11 miliar.
Penghargaan Wyata Dharma (2025): Bunda PAUD Kota Lhokseumawe
Ny. Yulinda Sayuti meraih penghargaan tingkat nasional, salah satunya berkat inovasi Program WAJAH (Wajib Belajar 13 Tahun Anak Hebat) yang berfokus pada layanan PAUD holistik integratif dan bermutu.
Penghargaan Kota Layak Anak (KLA) Peringkat Nindya (2025)
Kota Lhokseumawe berhasil meraih predikat Nindya, di mana peran Bunda PAUD dan TP PKK sangat krusial dalam pemenuhan hak anak dan pendidikan.
Juara I Ajang Pokja Bunda PAUD (2025)
Pokja Bunda PAUD Kota Lhokseumawe meraih Juara I, menunjukkan sinergi kuat antara kepemimpinan Bunda PAUD, Ny. Yulinda Sayuti, Pokja, dan pemangku kepentingan dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
Selain itu, sejumlah program strategis juga telah berhasil direalisasikan, di antaranya alokasi anggaran untuk revitalisasi rumah sekolah serta pengadaan alat pertanian modern sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan sektor pertanian serta rumah layak huni dari Islamic Relief.
“Masih banyak langkah kerja lain yang sedang dalam proses. Mohon doa dan dukungannya agar seluruh ikhtiar ini dapat terealisasi demi Lhokseumawe yang lebih baik.”
Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H.
Walikota Lhokseumawe
Husaini, S.E.
Wakil Walikota Lhokseumawe
Kerja Bagah, Rakyat Ceudah, Lhokseumawe Meugah
Diposting Ulang Oleh :
(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)
