Sekretaris Daerah Kota Lhokseumawe, A. Haris, S.Sos., M.Si., memimpin rapat koordinasi terkait JITUPASNA (Pengkajian Kebutuhan Pascabencana) yang berlangsung di Oproom Kota Lhokseumawe.
Rapat dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Lhokseumawe dalam menghimpun, membahas, dan menyelaraskan data serta kebutuhan pascabencana yang akan menjadi dasar dalam perencanaan penanganan dan pemulihan ke depan. Melalui Rapat ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berupaya memastikan seluruh langkah penanganan dilakukan secara terarah, terukur, dan berbasis data yang valid.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan dinas dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Fokus pembahasan diarahkan pada penyusunan langkah lanjutan yang terkoordinasi, mulai dari pendataan dampak bencana, kebutuhan masyarakat terdampak, hingga perencanaan pemulihan jangka pendek dan menengah.
Dalam arahannya, Sekda Lhokseumawe menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar proses pengkajian kebutuhan pascabencana dapat berjalan optimal. Data yang dihimpun melalui JITUPASNA diharapkan mampu menggambarkan kondisi riil di lapangan sehingga kebijakan dan program pemulihan yang dirumuskan benar-benar tepat sasaran.
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan dinas dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Fokus pembahasan diarahkan pada penyusunan langkah lanjutan yang terkoordinasi, mulai dari pendataan dampak bencana, kebutuhan masyarakat terdampak, hingga perencanaan pemulihan jangka pendek dan menengah.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam penanganan pascabencana, sehingga proses pemulihan dapat berjalan secara efektif, terintegrasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Tim Publikasi Disperindagkop dan UKM)
