Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe, Mohammad Rizal, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka Pelatihan Merajut Kegiatan 1 dengan mengusung tema “Kita Tingkatkan Pelaku Usaha Baru dalam Rangka Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Kota Lhokseumawe.”
Pembukaan kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kabid Industri, Darwati, SE, serta dihadiri oleh para peserta yang terdiri dari kaum perempuan dari berbagai gampong di Kota Lhokseumawe. Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan keterampilan dan kemandirian ekonomi masyarakat khususnya perempuan., dalam menciptakan produk yang diminati seperti tas, sarung Tumbler, sarung hp, dll
Selama lima hari pelaksanaan, mulai tanggal 3 hingga 7 Desember 2025, para peserta dibimbing untuk menguasai teknik-teknik merajut hingga mampu menciptakan berbagai produk kreatif yang memiliki nilai jual. Produk-produk yang diajarkan antara lain tas rajut, sarung tumbler, sarung handphone, dan beberapa kerajinan menarik lainnya yang memiliki potensi besar di pasaran.
Kepala Disperindagkop dan UKM menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan pelaku usaha baru berbasis keterampilan tangan sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah konkret dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif di tingkat lokal.
Pelatihan Merajut Kegiatan 1 ini dinilai sukses, tidak hanya dari antusiasme peserta, tetapi juga dari hasil kerajinan yang mampu mereka ciptakan selama pelatihan berlangsung. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mengadakan program-program serupa sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan perempuan dan pengembangan UMKM di Kota Lhokseumawe. (Tim Publikasi – DisperindagkopUKM)
