Wali Kota Lhokseumawe Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H Resmikan Program Zero Waste Berbasis Ekonomi Sirkular

Pemerintah Kota Lhokseumawe secara resmi meluncurkan Program Zero Waste Berbasis Ekonomi Sirkular sebagai upaya mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih terpadu dan berkelanjutan melalui konsep ekonomi sirkular (circular economy). Peresmian program tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Lhokseumawe, Dr. Sayuti Abubakar, S.H., M.H, didampingi oleh Wakil Wali Kota Husaini, S.E.

Acara peresmian ini turut dihadiri oleh Plh. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, S.Kom., MSM, serta seluruh jajaran pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.

Dalam sambutannya, Wali Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa program Zero Waste merupakan langkah nyata pemerintah kota dalam mengatasi persoalan sampah secara lebih inovatif dan bernilai ekonomi.

“Program Zero Waste ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk mengelola sampah dengan cara yang lebih modern dan berkelanjutan. Melalui ekonomi sirkular, sampah dapat diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,”

“Melalui program ini, kita dorong agar sampah dapat dipilah, didaur ulang, dan dimanfaatkan kembali. Dengan demikian, volume sampah yang masuk ke TPA dapat berkurang secara signifikan,”

Program Zero Waste di Kota Lhokseumawe mencakup berbagai kegiatan, di antaranya edukasi pemilahan sampah, penguatan bank sampah, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengolahan limbah organik menjadi kompos dan produk daur ulang lainnya.

Dengan diresmikannya program ini, Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap dapat membangun budaya baru dalam pengelolaan sampah serta menjadikan Lhokseumawe sebagai kota yang lebih bersih, hijau, dan berkelanjutan.

Peresmian tersebut menjadi langkah awal menuju terwujudnya visi besar Lhokseumawe Zero Waste, yang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular.

(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)