Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Lhokseumawe Hadiri Closing Ceremony PASE Fest 2026 & Soft Launching Zona KHAS

Lhokseumawe, 8 Maret 2026 - Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, S.Kom., MSM menghadiri kegiatan **Closing Ceremony Pekan Akselerasi dan Sinergi Ekonomi Syariah Festival (PASE Fest) 2026** sekaligus **Soft Launching Zona KHAS (Kuliner Halal, Aman, dan Sehat)** yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Lhokseumawe.

Kegiatan yang berlangsung di Islamic Center Lhokseumawe tersebut merupakan bagian dari rangkaian PASE Fest 2026 yang digelar pada 7–8 Maret 2026. Festival ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan pengetahuan masyarakat terkait peran ekonomi dan keuangan syariah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperluas digitalisasi ekonomi, menjaga kelancaran peredaran uang Rupiah, serta mendukung pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi di wilayah terdampak bencana.

PASE Fest 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung, di antaranya bazaar UMKM, perlombaan islami, edukasi dan sosialisasi ekonomi syariah, layanan penukaran uang rupiah, serta Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS). Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum peluncuran awal Zona KHAS yang diharapkan dapat menjadi pusat kuliner halal, aman, dan sehat di Kota Lhokseumawe.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan PASE Fest 2026 yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, serta para pelaku usaha, khususnya UMKM.

Ia menegaskan bahwa jajaran Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe memiliki semangat **jiwa korsa** dan komitmen yang kuat untuk terus mendukung program-program yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut diwujudkan melalui pembinaan UMKM, penguatan ekosistem perdagangan, serta pengembangan sektor koperasi yang berdaya saing.

“Partisipasi dalam kegiatan ini merupakan wujud kebersamaan dan sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan semangat kebersamaan dan jiwa korsa, Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe akan terus hadir serta bekerja untuk kepentingan masyarakat, khususnya dalam memperkuat UMKM dan ekonomi kerakyatan,” ujarnya saat ditemui oleh Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe.

Melalui kegiatan seperti PASE Fest 2026, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM yang mendapatkan kesempatan untuk berkembang, memperluas jaringan usaha, serta meningkatkan daya saing produk lokal. Sinergi antara berbagai pihak juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi syariah dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Lhokseumawe.

(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)