Momentum Ramadhan dinilai menjadi peluang emas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kota Lhokseumawe untuk meningkatkan omzet dan memperluas pasar. Hal tersebut disampaikan Plh. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, S.Kom., MSM, saat menjadi narasumber dalam Program Siaran Berkah Ramadhan “Ramadhan Jadi Cuan” yang digelar LPP RRI melalui Programa 2 RRI Lhokseumawe.
Dalam dialog bertema “UMKM Penggerak Ekonomi Daerah” tersebut, ia menegaskan bahwa lonjakan kebutuhan masyarakat selama bulan suci harus dimanfaatkan secara cerdas oleh pelaku usaha melalui inovasi produk dan strategi pemasaran yang tepat.
“Dengan kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital, UMKM dapat meningkatkan daya saing serta memperluas jangkauan pasar,” ujarnya.
Menurutnya, optimalisasi pemasaran digital, peningkatan kualitas produk, serta kolaborasi antar pelaku usaha menjadi kunci agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh di tengah dinamika pasar. Pemerintah Kota Lhkseumawe melalui Disperindagkop dan UKM pun terus memperkuat program pembinaan, mulai dari pelatihan manajemen usaha, fasilitasi perizinan, hingga dukungan akses permodalan dan pemasaran.
Pemerintah berharap sinergi dan pembinaan yang dilakukan mampu mendorong UMKM tumbuh lebih kuat serta menjadi penggerak utama ekonomi Kota Lhokseumawe.
(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)
