Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar ,SH., MH Menyambut secara resmi kunjungan kerja Teuku Riefky Harsya dalam agenda penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Lhokseumawe. Kegiatan penyambutan berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kolaborasi antara pemerintah pusat dan Kota Lhokseumawe..
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Lhokseumawe Sayuti Abubakar ,SH., MH didampingi oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, S.Kom., M.S.M., Kepala Sub Bagian Bina Program Umum dan Kepegawaian, Tengku Didi Deriska, ST serta Kepala Bidang Perdagangan Nelvia Surimeina, SE, dan jajaran terkait lainnya. Kehadiran unsur pimpinan dinas menunjukkan dukungan penuh Pemerintah Kota Lhokseumawe terhadap pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif di daerah.
Sebagai bentuk partisipasi aktif, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Lhokseumawe turut membuka stand UMKM dan Dekranasda Kota Lhokseumawe. Berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM lokal ditampilkan, mulai dari kerajinan tangan khas Aceh, produk fesyen, hingga olahan kuliner yang menjadi kebanggaan masyarakat Lhokseumawe.
Wali Kota Lhokseumawe dalam sambutannya menyampaikan bahwa kunjungan Menteri Ekokraf menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dan membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMKM. Pemerintah Kota, katanya, berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi akses pemasaran guna meningkatkan daya saing produk lokal.
Sementara itu, Menteri Ekokraf Teuku Riefky mengapresiasi semangat inovasi para pelaku UMKM di Lhokseumawe. Ia menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang produktif, adaptif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sektor UMKM dan ekonomi kreatif Kota Lhokseumawe semakin berkembang dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)
