Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Aceh melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Aceh bekerja sama dengan Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe menggelar kegiatan Pasar Murah guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Pasar Murah Jelang Ramadhan 1447 H Resmi Ditutup, dan Masyarakat sangat Terbantu.
Kegiatan pasar murah yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut mendapat sambutan antusias dari warga. Sejak pagi hari, masyarakat terlihat memadati lokasi kegiatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, telur, dan bahan pangan lainnya dengan harga subsidi.
Pelaksanaan pasar murah di lapangan dikoordinir langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe, Winda Azminda Roza, S.Kom., MSM, bersama Kepala Bidang Perdagangan Nelvia Surimeina, SE, serta didukung oleh seluruh staf terkait. Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar meskipun suasana cukup ramai.
Plh. Dinas Perindagkop dan UKM Kota Lhokseumawe menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang bulan puasa, sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga pasar.
“Melalui pasar murah ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sehingga dapat menyambut Ramadhan dengan lebih tenang dan nyaman,” ujarnya saat ditemui Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM.
Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga menjadi upaya strategis pemerintah dalam mengendalikan inflasi daerah serta memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman menjelang meningkatnya permintaan selama bulan suci ramadhan 1447 H.
Sebagai bentuk kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Perindagkop dan UKM berkomitmen kuat untuk terus melaksanakan kegiatan serupa secara berkelanjutan, khususnya pada momen-momen penting keagamaan, guna menjaga daya beli masyarakat dan memperkuat stabilitas perekonomian daerah, dalam memenuhi kebutuhan pokok terutama untuk warga di Kota Lhokseumawe.
(Tim Publikasi dan Dokumentasi Disperindagkop dan UKM)
